Showing posts with label Pengalaman. Show all posts

OSIS DIKREDIHUR 2013-2014

Posted by Unknown


OSIS DIKREDIHUR PERIODE 2013-2014

DIKREDIHUR= Disiplin,Kreatif,dan Berbudi Luhur, itulah Visi Misi kami..

"We Will Never Give Up" ya itulah motto kami.. Kami adalah OSIS SMPN 4 Rancaekek Periode 2013-2014. Sekolah kami berlokasi di Jl.Rancakeong No.004B Kab.Bandung ..

Kami awalnya beranggotakan 21 orang siswa, seiring berjalannya waktu keanggotaan kami berkurang dikarenakan berbagai konflik dan akhirnya bertahan 18 orang.

Arti makna dari kaos :
~ Warna Merah>> Melambangkan keberanian
~ Warna Biru nepi>> Mencerminkan kami seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama
~ Gambar Macan membawa kujang>> Melambangkan keberanian kami dalam hal positif sebagai pelajar Jawa Barat

Keanggotaan :
~ Yeyen Nurfitriyana (Ketua 1) *saya
~ Faris Verliansyah (Ketua 2)
~ Muhammad Hadi Nugraha (Ketua 3)
~ Qorri Ilmi Faddilah (Sekretaris 1)
~ Siti Aisyah (Sekretaris 2)
~ Mimin Ayu Maysaroh (Bendahara 1)
~ Siti Ayu Yulianti (Bendahara 2)
~ Ichsan Nurdiansyah (Sekbid)
~ Agni Nuryantika (Sekbid)
~ Fikri Ade Mustofa (Sekbid)
~ Mia Sri Rahayu (Sekbid)
~ Muhammad Agung Adiputra (Sekbid)
~ Annisa Nur Aprilia (Sekbid)
~ Bagas Handika (Sekbid)
~ Ajeng Rahayu (Sekbid)
~ Muhammad Fahreza Ramadansyah (Sekbid)
~ Andi Purwandi (Sekbid)
~ Gia Nurhuda (Sekbid)

Kami menjabat selama 1 tahun di SMP kami, dan sekarang kami sudah pensiun menjadi OSIS disekolah kami, sekarang sudah digantikan oleh OSIS yang baru.

Di OSIS kami belajar berbagai hal, mulai dari bagaimana caranya bertanggung jawab, bagaimana caranya menghargai, bagaimana caranya menyatukan pendapat yang berbeda, dan lain sebagainya..

Banyak sekali pengalaman, cerita, juga tak jarang konflik terjadi di OSIS ini. Tetapi meskipun konflik sering terjadi dan itulah saatnya melatih kita untuk lebih memahami dan lebih menghargai arti kebersamaan itu sebenarnya..

Kami mengabdi selama 1 tahun tanpa kenal lelah, kami jadikan semua itu sebagai upaya untuk mengemban tugas semata-mata hanya untuk memberikan yang terbaik bagi sekolah kami tercinta ini..

Cape? Bareng-bareng, Ketawa? Bareng-bareng, Kesel? Bareng-bareng, Lapar? Bareng-bareng, semuanya kita lalui sama-sama.. Baik senang ataupun susah, kita tetap selalu bersama

Kami bukan hanya sekedar organisasi, tapi dibalik sebuah organisasi kami ini adalah sebuah keluarga.. We are family!:)

Bicara soal Haters? Haha senyumin aja deh, Haters adalah fans yang tertunda:$ atau bisajadi penggemar rahasia:D .. kita memang tidaklah PERFECT tapi kami selalu mengutamakan RESPECT!:)

Terlalu sulit untuk dilupakan, dan terlalu manis untuk dikenang.. walaupun kini kita udah bubar tapi OSIS DIKREDIHUR akan tetap selalu ada! WE WILL NEVER DIE!!B-)




Pengalaman jadi ketua osis

Posted by Unknown
hy kawan koey2, ktemu lgi nih sama aku.. kali ini aku pengen nge-share pengalaman aku ketika jadi ktua osis.. oke critanya gini nih,,
               dulu aku cuman siswa biasa2 aja alias tanpa jabatan d skolahku, tapi semua itu berubah ketika ada PemCaKeTos (pemilihan calon ketua osis), pada saat itu teman2ku banyak yang dukung aku untuk nyalonin diri jadi calon ktua osis, tadinya aku sempet ragu2 tapi seiring berjalannya waktu dan aku pun berfikir bolak balik sabang-merauke (haha lebay) aku pun memutuskan untuk mencalonkan diri jadi ktua osis karena kalo dipikir2 skolah aku itu butuh perubahan, maka dari itu siapa tahu aku bisa merubahnya menjadi lebih baik lagi jika kelak aku nanti jadi ketua osis. seleksi calon ktua osis pun berlangsung selama bbrapa hari, nah stelah seleksi itu selesai tibalah saatnya pengumuman calon ketua osis yang lolos seleksi... dan Eng Ing Eng, aku masuk dalam daftar 5 besar calon ktua osis.
                hari berikutnya tibalah saat kampanye ke setiap kelas, sewaktu ke kelas 7 kampanye nya  lancar, lalu ke kelas 9 kampanyenya cukup lancar jga, nah esoknya ke kelas 8 alias ke kelas teman2 sebaya-ku rasanya sbelum masuk ke kelas 8 itu dag dig dug ga jelas soalnya aku tahu kalo teman2 sebaya-ku pasti pada ngetawain, atau mengeluarkan kata2 yang jelas ga enak di denger sampe2 aku kena demam keringet dingin.. lebih parahnya lagi stiap aku ngucapin salam ada yg jawab dan ada yg engga (dosa tuh) haduh parah deh hari itu mah...
                 nah, sekarang nih tibalah saat pencoblosan calon ktua osis dimulai, ber-jam jam aku dan calon ktua osis yg lain nungguin temen2 mengisi surat suara mereka, haduh bosen juga yah "cangkeul" kalo bahasa sunda nya mah (hahaha), sekaraaanggg waktunyaa.. yah mulai deh dag dig dug lagi, "penghitungan suara" pun dimulai mana hujan turun gerimis lagi menambah genting suasana, dan.. surat suara satu dibuka trnyata isi nya nama aku, wih aku bisa bernafas sedikit lega huufftt.., lalu surat ke 2 ternyata isinya nama si FV (inisial), yah draw deh haduh keadaan udah ga karuan ketika kotak suara terakhir mulai berkurang, perolehan suara aku dan FV saling kejar mengejar.haduhh keadaan semakin ga karuan aja.
                  penghitungan suara pun selesai dan Eng-Ing-Eng ternyata aku dapat perolehan suara terbanyak (290) suara, sedangkan FV (272) cukup beda tipis..
walaupun beda tipis tapi tetap saja aku yang menang (hehehe). aku pun dibanjur dengan air karena telah menjadi ketua osis yang baru, yaa udah mah ujan jadi dingin ditambah dibanjur air jadi tambah super dingin. tapi tak apa2 lah yang penting aku menang jadi ketua osis... betapa senangnya hatiku, akupun bersyukur kepada allah dan berterimakasih kepada semua yang tlah mendukungku selama ini,,

        sekianlah cerita ku ketika mulai dari calon ketua osis menjadi ketua osis ... sampai jumpa lain waktu yaa :D

CERPEN : Gula gula lumpur

        Kejadian ini berawal saat aku masih duduk di bangku sekolah dasar, seperti biasa aku bangun jam 5 lalu salat lalu sesudah itu mandi, dan setelah mandi aku sarapan sambil nonton tv entah menapa hari itu rasanya males banget ke sekolah, ya tapi apa boleh buat sekolah kan kewajiban seorang pelajar, akupun bersiap-siap untuk bergegas ke sekolah.
        
        Terlihat diluar dekat teras rumah, sepedaku yang juga siap untuk menemaniku ke sekolah. Sepeda itu lagi sepeda itu lagi, bosan aku melihatnya. Walaupun sepedaku begitu-begitu saja tapi sepeda itu setia menemaniku kemana pun tempat yang ku hendaki, sepeda aku itu emang is the best lah karena dia itu selalu mengantarku kemana saja (pintu doraemon kali kemana saja *haha). 
        
         Ketika aku melihat jam ternyata jam telah menunjukan pukul 06.50 "aduh sepertinya nya aku datang ke skolahnya telat nih, mana 10 menit lagi lonceng sekolah bunyi" aku pun dengan cepat bergegas berpamitan kepada kedua orangtua ku dan juga kakakku, stelah itu barulah ku gowes dengan cepat sepedaku, sampai-sampai tali sepatuku pun belum terikat dengan benar karena tadi aku sangat terburu-buru.
      
          Nafasku tak teratur, sampe ngos-ngos an karena saking takut terlambatnya ke sekolah. Di jalan dekat sawah tepatnya di jalan turunan aku melihat dua orang anak kecil yang sedang bermain roda dengan menggunakan potongan bambu kecil, "aduh ini anak pake main begituan segala lagi di jalan yang sempit gini" pikirku. Kemudian kedua anak itu melihatku dengan mata jail+sedikit sinis, "wah ini anak kaya nya punya maksud tertentu nih" pikirku lagi. Eh iya saja benar dugaanku, mereka seketika menggulingkan aku yang tengah naik sepeda ke arah samping sawah, dan seketika itu pula aku terjatuh ke sawah bersama sepedaku.
      
        "Hey anak-anak nakal, mau kemana kalian? kalo berani sini jangan kabur! dasar pengecut!" aku berteriak dengan kencang tetapi sepertinya mereka tak menghiraukannya dan mereka pun kabur. "Tuh kan bener apa firasatku, mungkin ini penyebabnya aku malas pergi ke sekolah hari ini" akupun berbicara sendiri sambil berusaha menaikan sepedaku yang penuh lumpur ke tepi sawah.
          
          Tak lama kemudian datanglah temanku yang kebetulan dia juga kesiangan, lalu akupun meminta pertolongan padanya. Dia pun menolongku keluar dari lumpur sambil menahan tawa. "Kamu kenapa kok bisa jatoh disini?" tanya-nya "Hm panjang ceritanya, pokoknya nanti deh aku jelasin". Setelah membantuku keluar dari lumpur dia pun segera bergegas pergi ke skolah, "Terimakasih ya kawan" teriakku. Aku juga segera pulang kembali ke rumah untuk mengganti baju seragamku yang penuh lumpur. Sesampainya di rumah aku pun sempat kena marah karena dikiranya aku main-main, kedua orangtuaku mengira bahwa aku hanya beralasan saja agar tidak pergi ke sekolah. Tapi kan faktanya aku kena musibah, haduh aku bingung menjelaskannya.

    

Promotions